Rekoleksi 2009

Persiapan demi persiapan selalu dilakukan oleh setiap orang untuk mendapatkan yang terbaik. Begitu juga dengan anak-anak Misdinar Kramat yang hari ini tanggal 18 Desember 2009 mengikuti rekoleksi sehari, untuk mempersiapkan hati dalam melayani dan memahami tugas dan peran dari seorang misdinar itu sendiri. Adapun rekoleksi ini diadakan di Kapel Biara Fransiskus dengan materi perenungan, pemantapan hati dan membuka diri untuk melayani Allah dengan hati yang pantas.

Bahan perenungan dibuat dengan penyampaian yang ringan, singkat dan jelas. Untuk sesi pertama, pembimbing mengajak teman-teman misdinar untuk menebak sejumlah benda yang berada di satu gambar yang besar. Teman-teman misdinar diajak untuk meningkatkan daya motorik pribadi dan keinisiatifan untuk mencari sesuatu yang ambigu.

Dari sesi yang kedua, teman-teman misdinar diajak untuk berjalan kembali ke masa lalu dengan segala kenangan, baik yang merupakan kekurangan, maupun yang merupakan kelebihan. Merasakan apa yang tengah kita perbuat pada masa sekarang dan menitik puncakan pikiran pada rencana untuk masa depan yang lebih baik.

Dengan penyampaian yang sedikit menyentuh hati, pembimbing mengantarkan perasaan teman-teman misdinar (Dengan sebuah cuplikan film tentang kemandirian seorang cacat yang tak mempunyai tangan, tetapi ia mampu untuk menghibur orang lain dengan musik) kepada suatu titik dimana teman-teman misdinar ikut merasakan apa yang dialami oleh seorang mandiri yang cacat ini.

Dengan berpegang pada suasana “instropeksi diri” pembimbing membagi  empat kelompok dan melemparkan empat buah pertanyaan yang bersinggungan langsung kepada tugas pelayanan dan perasaan teman-teman misdinar di organisasi ini, hal-hal yang disenangi maupun yang tidak disenangi. 30 menit pun berlalu untuk mensharekan pertanyaan-pertanyaan tersebut.

Sebelum masuk kepada sesi penyampaian pendapat masing-masing kelompok, pembimbing menampilkan Misdinar Slideshow yang berisikan kumpulan foto dan acara-acara Misdinar Kramat. Kebersamaan, kekompakan, sukacita, kebahagiaan, persaudaraan semua suasana dan perasaan itu berkumpul pada slideshow 16 menit itu. Teman-teman misdinar cukup tersentuh dengan slide tersebut. Karena kata “Persaudaraan” sangatlah kental terasa saat melihat/menonton slide tersebut.

Sesi penyampaian pendapat kelompok pun dimulai, masing-masing juru bicara kelompok menyampaikan jawaban-jawaban yang dirangkum dalam satu kelompoknya. Berbagai jawaban muncul, hal-hal baik maupun buruk tertuang pada saat itu. Instopeksi diri secara otomatis pun terjadi.

Dan hasil dari rekoleksi ini, sudah ada di dalam diri dan hati teman-teman misdinar.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: